jenis-jenis kabel yang digunakan pada jaringan computer


JENIS-JENIS KABEL YANG DIGUNAKAN PADA JARINGAN KOMPUTER
https://mufazzalit.blogspot.com/b/post-preview?token=IQjEFlMBAAA.JvlHWCXZt_4j8hZl1pzGXN40ILGIZ7r_t6lqbdphDJl3z7sTfgTlSz5dfiNnacPmqTEF8zqhuEgzLsc9JEY16g.tCDcwxTb-prAlxaPu15-bg&postId=5877368929560853598&type=POSTKarna saya disekolah habis belajar tentang kabel, maka dari itu saya mau Posting sedikit tentang jenis-jenis Kabel Jaringan, dalam  Kabel

Jaringan  terdapat 3 macam yaitu Coaxial, Twisted Pair, dan Fiber Optik
Dalam Jaringan Komputer, ada 2 buah media transmisi yang digunakan. Secara Kabel dan Nirkabel. Kabel berarti data disampaikan ke tujuan

melalui sebuah media dengan digital listrik, sedangkan Nirkabel berarti Data dihantarkan melalui Media Udara bukan tembaga/serat kaca.
Kabel jaringan
Ada 3 Jenis kabel yang biasa digunakan untuk membangun jaringan yaitu:
o Coaxial·
o Twisted Pair·
o Fiber Optik·
1.     Kabel Coaxial

Pada kabel Coaxial ini terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan

kawat konduktor tembaga. tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh

elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi

dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.
Beberapa jenis kabel Coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya

dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.
Kabel Coaxial terdiri dari 4 bagian yaitu:
1. Center core di pusat kabel, yang berfungsi sebagai konduktor
2. Dielectric insulator, pembatas metallic shield dan center core
3. Metallic shield, pelindung kabel dari gangguan luar
4. Plastic jacket, pelindung kabel terluar.
Penggunaan Kabel Coaxial
Kabel ini sering digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini

terbagi menjadi 2, yaitu:
- coaxial baseband (kabel 50 ohm) –digunakan untuk transmisi digital.
- coaxial broadband (kabel 75 ohm) –digunakan untuk transmisi analog.
Kabel coaxial terkadang juga digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.
2.      Twisted Pair

Gambar : STP(Atas) dan UTP(Bawah)
Kabel twisted pair terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah

dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis/kategori 3.
A.    Unshielded Twisted Pair
Kabel “Unshielded twisted pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga

yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke

perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan

perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil

B. Shield Twisted Pair
Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan

interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.
“Shielded twisted pair” juga adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk

tiap pasangan kabel (”twisted pair”).Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya

dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.
C.    Kabel Fiber Optik

Kabel Fiber Optik adalah teknologi kabel terbaru. Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di

kelilingi lapisan “cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar.Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya

dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan adalah LED atau Laser.
Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel fiber optik di LAN

adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal. Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan kabel LAN UTP.

Diposting oleh fazzal di 13.08 0 komentar

SECRET CONCLUSIONS CHAPTER 1




SECRET CONCLUSIONS CHAPTER 1
secret conlusions chapter 1 adalah  perangkat  lunak yang sangat   umum digunakan,                 Contoh ; - setiap orang yg mengunakan computer atau laptop bisa mengelola data agar bisa mendapatkan sebuah iinformasi, perangkat lunak merupakan sebuah aplikasi, program,  web dan lain-lain.
01. lunak adalah: tools alat yg bbisa meengkoneksi antara satu orang ke orang lain, industri yang mengembangkan perangkatt lunak adalah : Microsoft.
02. -  perangkat lunak merupakan tools/ alat yang di  gunakan untuk menjalankan  /   apikasi di computer
   -  Perangkat Perangkat lunak di kembangkan  oleh ssuwaktu industry / perusahaan seperti Microsoft, google, Adobe;
   -  Perangkat lunak penting dalam kegiatan kita sehari hari seperti bisnies belanja oline,dll.
 03.   Kesimpulan RPL adalah tools atau suatu alat yang menyempurnakan sistem / apliikasi yang sudah        tersedia di dalam, salah, satu contoh system perangkat lunak yang bekerja ddi  linux dan windows adalah java, karakteristik dari RPL adlah,dikembangkn / rekayasa buka di produksi serta tdk akan habismasa atau out.
04. Perangkat lunak merupakan program kompuuter yang berfungsi sehari hariyan mencakup aspek kehidupan, perdangannganya juga budaya. Perangkat lunak juga mennghubungkan computer yang dii gunakan,perangkat dalam lunak berperan penting antra penguna dan kehidupan kita Aharus di kembangkaan untuk pertambahanfitur fitur  baru karena adanya kekurangan versi lama,.
05.  perangkat lunak(hardware) adalah tool yang bisa di lakukan untuk menjalankan sebuah informasi antara 1 dengan yang lain nya.

06.  A. mengembangkan perangkat lunak adalah Microsoft
       B.  lunak Pengembang perangkat profesional adalah progremer.
      C. pngembang perangkat lunak Perangkat lunak itu adalah tool yang bisa menjalankan/mengkoneksi          


                                                                                                                                                Hal _01




Yang suatu perangkat ke perangkat yang lain.
    D. lider Adoeb pdf untuk menampilkan file..

07.  Dalam meembangun perangkat lunak, mengembang harus membaca kebutuhan pengguna terhada perangkat luna,sehingga perangkat lunak yg kita bangun dapat  memberikan informasi yang di ingikan oleh si penguna.
08.  Perangkat lunak adalah tools ataau alat unt mengekusi seperti system operasi, dan juga alat untuk mengelola data agar dapatkan sebbuah informassi, perangkat lunak merupakan sebuah aplikasi , program, web dll.
RPL berfungi untuk menghasilkan perangkat lunak yg tepat  waktu,mengeluarkan biaya yg sediki dann mendapatkan ke untunggan yang banyak/besar yg murah.
09.  RPL (rekayasa perangkat lunak ),perangkat  lunak adalah perangkat yang sangat   umum digunakan,                Contoh ; - setiap orang yg mengunakan computer atau laptop bisa mengelola data agar bisa mendapatkan sebuah iinformasi, perangkat lunak merupakan sebuah aplikasi, program,  web dan lain-lain,
- mengacu pada model proses pengembangan sistem yang disebut System Development Life Cycle (SDLC).                                                                                                                                                                                         
10. perangkat lunak aspek kehidupan, perdangannganya juga budaya. Perangkat lunak juga mennghubungkan computer yang dii gunakan,perangkat dalam lunak berperan penting antra penguna dan kehidupan kita Aharus di kembangkaan untuk pertambahanfitur fitur  baru karena adanya kekurangan, Perangkat lunak merupakan toos / alat yang bisa di  gunnakanuntuk mennjalankan  /  applikasi  mengeksekusi di computer).
11.  Lima kerangka kerja dalam merancang perangkat lunak :
*Planning àaktivitas kerja ini menetapkan suatu rencana RPL untuk menggambarkan atau

                                                                                                                                        Hal_02


mendesain. *Communication à aktivitas kerja ini melibatkan
*Modeling à Aktivitas kerangka kerja ini meliputi pembuatan model yang memungkinkan pengembang mendesain untuk memenuh kebutuhan atau komunikasi dengan pelanggan (stake
holder lainya) dan pengumpulan persyaratan dan kegiatan terkait lainya.
yang diminati oleh pelanggan.
* Construction à Aktivitas Kerangka Kerja ini menggabungkan kegiatan coding (baik manual atau otomatis) dan pengujian (testing) untuk mengetahui kesalahan dalam code atau error.
*Deployment à Perangkat lunak yang telah jadi akan diberikan kepada pelanggan. dimana pelanggan akan memberikan komentar atas kekurangan dari perangkat lunak tersebut, untuk peningkatan  perangkat lunak itu selanjutnya.
12.  Sebagian besar perangkat lunak atau software yang kita gunakan di produksi oleh sebuah inndustri perusahaan micrrosoft.
13. Perangkat Lunak (software) adalah tools yang digunakan untuk mengeksekusi,menerjemahkan perintah yang diberikan oleh pengguna kepada komputer melalui proses yang menghasilkan suatu informasi. Perusahaan Pengembang Perangkat Lunak adalah MICROSOFT. Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engeneering) adalah bidang ilmu yang mempelajari tentang segala hal perangkat lunak seperti cara pengembangan, pemeliharaan, pembuataan, serta manajemen kualitas perangkat lunak. Perangkat Lunak bukan di produksi tetapi di kembangkang atau di rekayasa ,mis ; ex, pada microsoft office, dulu microsoft office 2003 sekarang di kembangkan sudah ke 2013 yang bahwa pada microsoft 2003 tidak di buang tetapi hanya di kembangkan/di tambhakan menu/tools yang lebih banyak agar lebih

                                                                                                                                                Hal_03


mudah,lengkap dan tampilan nya soft dan juga lebih bagus,pada perangkat lunak jika sudah tidak terpakai boleh kita simpan bukan seperti perangkat keras jika sudah tidak dibutuhkan itu bisa saja kita buang.
14. - Perangkat lunak adalah suatu alat bantu berupa program atau instruksi yang mengekseskusi      suatu perintah dan memberikan informasi.
- Rekayasan perangkat lunak sangat penting karena kita dapat mengembangkan suatu perangkat lunak yang berkualitas tinggi dan sesuai kebutuhan dari pengguna perangkat lunak dibandingkan dengan perangkat lunak sebelumnya.
15.  Kesimpulan Rekayasa Perangkat Lunak
ü Program adalah kumpulan perintah yang dimengerti oleh computer
ü Prosedur adalah perintah yang dibutuhkan oleh pengguna dalam memproses informasi
ü RPL adalah suati disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal yaitu analisa kebutuhan pengguna, menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna, desain, pengkodean, pengujian sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan
ü Tujuan RPL adalah menghasilkan perangkat lunak dengan kinerka tinggi, tepat waktu, berbiaya rendah dan multiplatform
ü RPL merupakan sub bidang ilmu komputer yang dalam penerapannya membutuhkan dukungan baik dari sub bidang ilmu komputer lainnya maupun bidang-bidang ilmu lain
ü Sertifikasi untuk bidang RPL belum tersedia namun mengacu pada bidang Programmer
ü Masalah (problem) adalah perbedaan antara kondisi yang terjadi dan kondisi yang diharapkan dan gejala adalah tanda/petunjuk terjadinya suatu masalah
                                             
          Hal-04




ü Model-model rekayasa perangkat lunak pada umumnya mengacu pada model proses
pengembangan sistem yang disebut System Development Life Cycle (SDLC).
15.  Rekayasa perangkat lunak adalah pengubahan perangkat lunak itu sendiri guna mengembangkan,memelihara dan membangun kembali dengan menggunakan prinsip rekayasa untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja lebih efisiien dan efektif sesuai dengan kebutuhan pengguna,
16.  Perangkat lunakk itu pengting bagi kehidupan kita sehari harikarena dengan adanya perangkat lunak bias mengmukinkann kita untuk membangunsistem yang kompleks tepat waktu  dan berkualiitas tinggi perangkat lunak itupun hamper memenuhin semua aspek khidupan kita,budaya dan kehidupan kita sehari hari,
17.  Rekayasa perangkat lunak mempunyai tujuan yaitu bias menghemat waktu, menghemat biaya dan kinerjanya untuk menghasilkkan perangkat lunak yg tepat waktu, produksinya sama perawatan un rendah terus bias menghasilkan perangkat lunak yg memiliki kinerja tinggi dan juga bias menghasilkan perangkat lunak yang dapat bkerja di semua jenis platform,
18. Rekayasa perangkat lunak mempunyai tujan sebagai penyedia kerangka kerja guna membangun perngkat lunak dengan kualitas yang tinggi.

https://mufazzalit.blogspot.co.id



                                                                                                         

                                                     Hal_05

Diposting oleh fazzal di 06.42 0 komentar

Contoh Makalah Hardware, Software, dan Brainware Cumputer


 Contoh Makalah Hardware, Software, dan Brainware Computer

KOMPUTER Komputer merupakan sekumpulan peralatan elektronik yang saling berkaitan antara komponen satu dan komponen yang lainnya sehingga dapat digunakan untuk memasukkan data-data dll

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan rahmat, taufik, serta hidayahNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini tepat waktu. shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.
Makalah ini membahas tentang hardware, software dan brainware. Penulis menyadari bahwa di dalam laporan ini sangat banyak kekurangannya, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran agar penulis dapat menambali kekurangan-kekurangan yang ada, sehingga laporan ini bisa sempurna.Untuk itu penulis sampaikan terimakasih.http://mufazzalit.blogspot.co.id

 DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………… i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………….. ii
BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………….. 1
1. Latar Belakang……………………………………………………………………………… 1
2. Rumusan Masalah…………………………………………………………………………. 1
3. Tujuan Penelitian…………………………………………………………………………… 1
BAB II PEMBAHASAN ………………………………………………………………………… 2
1. Pengertian Komputer…………………………………………………………………….. 2
2. Hardware ……………………………………………………………………………………..2
3. Software ……………………………………………………………………………………… 10
4. Brainware …………………………………………………………………………………… 11
BAB III PENUTUP………………………………………………………………………………… 12
A. Kesimpulan ………………………………………………………………………………….. 12
       B. Saran …………………………………………………………………………………………… 14
DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………. 1

ii
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pada era perkembangan teknologi yang semakin maju ini, penggunaan komputer sangat marak digunakan. Dengan perkembangan komputer yang semakin pesat ini, kita perlu tau tentang komponen-komponen yang terdapat dalam komputer, dengan demikian kita dapat mengetahui tentang keadaan ataupun kondisi komputer, serta kita dapat mengetahui bagaimana cara merawat komputer dengan benar.
1. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan hardware, software, dan brainware?
2. Apa yang sajakah komponen-komponen yang tedapat dalam hardware, software, dan brainware?
1. Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui tentang hardware, software dan brainware komputer.


1
BAB II
PEMBAHASAN

1. Pengertian Komputer
Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Dari pengertian tersebut, dapat kita ketahui bahwa ada banyak sekali komponen yang berhubungan satu sama lain untuk mengerjakan instruksi yang diberikan oleh user.Instruksi-instruksi yang diberikan sangat banyak dan bermacam-macam. Dari kita menyalakan komputer sampai mematikannya.
B. Hardware
Hardware dalam bahasa Indonesianya disebut juga dengan nama perangkat keras adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.
                 Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya suatu komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi 3 :
1. Input device (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran)

2
1.Unit Masukan ( Input Device )
Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer dapat berbentuk signal input dan maintenance input. Signal input berbentuk data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer. Sedangkan maintenance input berbentuk program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan.
Jadi, Input device selain digunakan untuk memasukkan data dapat pula digunakan untuk memasukkan program. Berdasarkan sifatnya, peralatan input dapat digolongkan menjadi 2 yaitu :
o   Peratalan input langsung, yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses. Contohnya : keyboard, mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet, scanner.
o   Peralatan input tidak langsung, input yang melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Contohnya : punched card, disket, harddisk.
Unit masukan atau peralatan input ini terdiri dari beberapa macam yaitu :
1. Keyboard
Keyboard merupakan unit input yang paling penting dalam suatu pengolahan data dengan komputer. Keyboard dapat berfungsi memasukkan huruf, angka, karakter khusus serta sebagai media bagi user (pengguna) untuk melakukan perintah-perintah lainnya yang diperlukan, seperti menyimpan file dan membuka file.
Penciptaan keyboard komputer berasal dari model mesin ketik yang diciptakan dan dipatenkan oleh Christopher Latham pada tahun 1868, Dan pada tahun 1887 diproduksi dan dipasarkan oleh perusahan Remington.




3
Keyboard yang digunakanan sekarang ini adalah jenis QWERTY pada tahun 1973. keyboard ini diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization). Jumlah tombol pada keyboard ini berjumlah 104 tuts. Keyboard sekarang yang kita kenal memiliki beberapa jenis port, yaitu port serial, ps2, usb dan wireless.
Jenis-Jenis Keyboard :
1) QWERTY
2) DVORAK
3) KLOCKENBERG
Keyboard QWERTY memiliki empat bagian yaitu :
1. Typewriter key
2. Numeric key
3. Function key
4. Special function key.
5. Mouse

Mouse adalah salah unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk perpindahan pointer atau kursor secara cepat. Selain itu, dapat sebagai perintah praktis dan cepat dibanding dengan keyboard. Mouse mulai digunakan secara maksimal sejak sistem operasi telah berbasiskan GUI (Graphical User Interface).
Sinyal-sinyal listrik sebagai input device mouse ini dihasilkan oleh bola kecil di dalam mouse, sesuai dengan pergeseran atau pergerakannya. Sebagian besar mouse terdiri dari tiga tombol, umumnya hanya dua tombol yang digunakan yaitu tombol kiri dan tombol kanan. Saat ini mouse dilengkapi pula dengan tombol penggulung (scroll), dimana letak tombol ini terletak ditengah.
Istilah penekanan tombol kiri disebut dengan klik (click) dimana penekanan ini akan berfungsi bila mouse berada pada objek yang ditunjuk. Tetapi bila tidak berada pada objek yang ditunjuk penekanan ini akan diabaikan. Selain itu, terdapat pula istilah lainnya yang disebut dengan menggeser (drag) yaitu menekan tombol kiri mouse tanpa melepaskannya dengan sambil digeser.
4
Drag ini akan mengakibatkan objek akan berpindah atau tersalin ke objek lain dan kemungkinan lainnya. Penekanan tombol kiri mouse dua kali secara cepat dan teratur disebut dengan klik ganda (double click) sedangkan menekan tombol kanan mouse satu kali disebut dengan klik kanan (right click) mouse terdiri dari beberapa port yaitu mouse serial, mouse ps/2, usb dan wireless.
2. Unit Pemrosesan (Proses Device)
Perangkat pengolah data dipergunakan untuk mengolah data. Pengolah data meliputi unit pengolah pusat (CPU/Central Processing Unit) dan juga mikroprosesor. CPU (Central Processing Unit) merupakan alat yang berfungsi sebagai pemroses data. CPU berisi rangkaian sirkuit yang menyimpan instruksi-instruksi pemrosesan dan penyimpanan data.
Beberapa sirkuit tersebut terdapat Motherboard, Processor, Memory (RAM), Kartu Grafis (VGA Card), Kartu Suara (Sound Card), Harddisk, Floopy Disk Drive, DVD Room, Power Supply, Baterai CMOS, Fan, Heatsink, dll.
Unit pemrosesan yang berada dalam komputer adalah Central Processing Unit (CPU). CPU merupakan otak atau pengatur suatu sistem yang mengolah sehingga menghasilkan informasi. Tiga unsur penting dalam CPU, yaitu primary storage, arithmatic logical unit dan control unit.                                                
1. Primary storage adalah ukuran besarnya processor atau biasa disebut dengan main memory.
2. Arithmatic logic unit adalah suatu alat yang bertugas melakukan perhitungan dalam komputer
3. Control unit adalah merupakan suatu alat pengontrolan yang berada dalam komputer yang memberitahukan unit masukan mengenai jenis data, waktu pemasukan, dan tempat penyimpanan didalam primary storage. Control unit juga bertugasmemberitahukan kepada arthmaticlogic unit mengenai operasi yang harus dilakukan, tempat data diperoleh, dan letak hasil ditempatkan.


5
Perangkat-perangkat alat proses berserta perlengkapan, yaitu sebagai berikut :
a)Casing
Casing adalah kotak pembungkus perangkat keras (hardware) didalam CPU agar terhindar dari kotoran dan sentuhan tangan.
b)Power supplay
Power Supplay menyediakan arus listrik untuk berbagai peralatan CPU power supplay mengkonversi listrik dan menyediakan aliran listrik tetap untuk digunakan komputer. Kualitas power supplay menentukan kwalitas kinerja komputer. Daya sebesar 300-400 wat yang disalurkan power supplay biasanya cukup bagi komputer yang digunakan untuk pengetikan ataupun grafik. Sementara, daya 400-500 watt dibutuhkan jika komputer bekerja menggunakan banyak menggunakan Periferal (unit tambahan).          
c)Motherboard
Motherboard adalah papan rangkaian utama komputer untuk memasang processor, memory dan perangkat lainnya.
d)Processor
Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor.


6
Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasatan adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari Prosesor Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu :
Aritcmatics Logical Unit (ALU)
Control Unit (CU)
Memory Unit (MU)
e)Memory
Memory adalah alat yang berfungsi mengolah data dan intruksi serta menyimpan informasi. Semakin besar kapasitas memory yang digunakan, semakin banyak data maupun perintah yang dapat disimpan berikut ini beberapa tipe memory berdasarkan urutan dari yang tercepat aksesnya hingga yang paling lambat.
1. REGISTER MEMORY
Merupakan jenis memory dimana kecepatan acces yang paling cepat, memory ini terdapat pada Cpu/processor.
Contoh :Register data, register alamat , stack pointer register, Memory Address Register, I/O Address Register, dll.
2. CACHE MEMORY
Memory berkapasitas terbatas,berkecepatan tinggi yang lebih mahal dari pada memoryutama.Cache memory ini ada diantara memory utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu pada memory utama agar kinerja dapat ditingkatkan.


7
Cache memory ini ada 2 macam yaitu :
1. Cache memory yang terdapat pada internal Processor, cache memory jenis ini kecepatan accesnya sangat tinggi ,dan harganya sangat mahal.Dapat dilihat pada processor seperti P4,P3,AMD-ATHLON dll. Semakin tinggi kapasitas L1,L2 Cache memory maka semakin mahal dan semakin cepat processor.
2. Chace memory yang terdapat diluar processor , yaitu berada pada Mother board , memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi meskipun tidak secepat cache memory jenis pertama (yang ada pada internal prosesor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Kapasitas chace memory yaitu 256 kb,512 kb,1 Mb, 2 Mb dll.
3. MEMORI UTAMA
Memori ini berfungsi untuk menyimpan data dan program.
Jenis memori utama yaitu:
1. Random Access Memory (RAM)
Random Access Memory (RAM), atau biasa juga disebut memory, adalah suatu alat komputer (perangkat keras/hardware). Ram merupakan salah satu jenis alat penyimpanan data pada komputer atau media elektronik lainnya.
1. FPM RAM (Fast Page Mode DRAM)
Merupakan model memory DRAM yang sudah sangat tua (hasil pengembangan SIM RAM nenek moyangnya RAM) ditemukan pada sekitar tahun 1987 akses pemoresesan data dalam memory menjadi sangat lambat,


8
1. EDO RAM (Extended-Data-Out RAM)
EDO RAM memiliki fungsi seperti RAM, akan tetapi jenis ini mempunyai kemampuan kerja sangat tinggi dan cepat dalam membaca dan mentransfer data.
1. SD RAM (Synchronous Dynamic RAM)
SDRAM adalah memori yang dapat mengases data atau informasi lebih cepat dari EDO-RAM. Bentuk SDRAM adalah DIMM (Dual Inline Memory Module).
1. RD RAM (Rambus Dynamic RAM)
RDRAM adalah sebuah memori berkecepatan tinggi, digunaan untuk mendukung prosesor Pentium 4.
1. DDR RAM (Double Data Rate RAM)
DDR SDRAM adalah tipe memori generasi penerus SDRAM, yang memiliki kemampuan dua kali lebih cepat dari SDRAM.,
Read Only Memory
 Only Memory (ROM) adalah suatu himpunan dari chip yang berisi bagian dari sistem operasi yang mana dibutuhkan pada saat komputer dinyalakan. ROM juga dikenal sebagai suatu firmware.



9
Ada 4 macam ROM, yaitu:
– PROM
programmable read only memory. Yaitu rom yang bisa kita program kembali dengan catatan hanya boleh satu kali perubahan setelah itu tidak dapat lagi deprogram.Chip PROM adalah suatu chip yang kosong yang mana program dapat dituliskan ke dalamnya dengan menggunakan suatu peralatan khusus..
– RPROM
Re progamable ROM.Merupakan perkembangan dari versi PROM dimana kita dapat melakukan perubahan berulang kali sesuai dengan yang diinginkan.
– EPROM
Erasable programmable read only memory. EPROM mirip dengan PROM, tetapi program dapat dihapus dan program yang baru bisa dituliskan ke dalamnya dengan menggunakan suatu peralatan khusus yang menggunakan sinar ultraviolet. EPROM digunakan untuk controlling device, seperti robot dan sebagainya.
– EEPROM
Electronic erasable programmable read only memory. Chip EEPROM dapat diprogram ulang dengan menggunakan suatu electric impulses yang khusus. Mereka tidak perlu dicabut atau diubah.



10
Selain berdasarkan kecepatan aksesnya, urutan tipe memory tersebut disusun berdasarkan harga, kapasitas, dan frekuensi pengakseskan.
1. Tipe register harga paling mahal dan tipe optical disk harganya paling murah.
2. Tipe register kapasitasnya paling besar dan tipe optical disk kapasitasnya paling kecil.
3. Tipe register frekuensi pengaksesannya paling tinggi dan tipe optical disk frekuensi pengaksesannya paling rendah. Kapasitas memory dinyatakan dalam satuan byte atau bit.
1 byte = 1 huruf
1 Kilo Byte (KB) = 1 x 1024 byte
1 Mega Byte = 1024 KB

f)VGA Card
VGA Card adalah kartu elektronik yang berfungsi menghubungkan motherboard dan monitor.
g)I/O Card Input / Output Card
( I/O Card ) adalah sebuah kartu elektronik yang berfungsi menghubungkan antara motherboard dengan unit masukan dan unit keluaran. I/O Card juga berfungsi menghubungkan motherboard dan hard disk serta floppy disk drive.
h)Sound Card
Sound card adalah perangkat multimedia yang berfungsi untuk mengolah suara pada komputer.





11
3. Unit Keluaran (Output Device)
Printer
Printer merupakan alat pencetak dengan media kertas, hasil yang terdapat dalam komputer adalah berbentuk softcopy agar bisa di lihat tanpa menggunakan komputer maka perlu dicetak di kertas dengan printer.Komponen : Drum, Toner, Corona wire, Fuser, Laser scanner,Roller
Monitor
Fungsi : Untuk menampilkan gambar, film, dan tulisan.Komponen     : Backlight, Kristal Cair
Headphone
Fungsi : Sama seperti speaker yaitu mengeluarkan suara namun dalam kapasitas lebih kecil di bandingkan dengan speaker. Komponen : Speaker, DAC, DSP.

C. Software
Software adalah nama lain dari Perangkat Lunak yang artinya sebuah kode program yang disusun sedemikian rupa secara sistematis untuk mencapai suatu tujuan. Pada setiap sistem komputer harus terdapat software karena tanpa software interaksi antara brainware (penjelasan ada di bawah) dengan hardware tidak memungkinkan yang bisa kita lihat tetapi tidak bisa diraba.
1. SistemOperasi
Sistem operasi merupakan sofware yang pertama kali dibaca oleh komputer pada saat booting sebagai dasar pengoperasian komputer. Terdapat 2 jenis sistem operasi berdasarkan tampilan antarmuka kepada penggunanya (user interface) yaitu yang berbasis CUI (Character User Interface) dan berbasis GUI (Graphical User Interface).


                                               12

Sistem operasi berbasis CUI, misalnya : DOS (Disk Operating Sistem) dan Sistem Operasi UNIX dan Linux pada mode terminal atau konsol. Sedangkan sistem operasi berbasis GUI, misalnya : Microsoft Windows 9x, 2000, NT, XP, serta sistem operasi UNIX dan Linux yang telah mendukung GUI.
2. Program bantuan atau Utility
program bantu (utility) merupakan program yang digunakan untuk mengisi kekurangan atau menampilkan kembali file suatu sistem operasi yang terhapus. PC Tools dan Norton Utilities merupakan contoh dari program ini.
Salah satu dari kelemahan DOS adalah tidak mampu bekerja di sistem jaringan. Oleh karena itu beberapa perusahaan membuat program tambahan yang dapat mengubah sistem DOS tersebut (single user atau stand alone system) menjadi sistem operasi yang dapat digunakan oleh banyak pemakai (multiuser). Netware, Token R ing dan Lantastic merukan contoh-contoh program ini.
3. Bahasa Komputer (Computer Language)
Computer Language merupakan bahasa yang digunakan untuk membuat program komputer. Disebut bahasa karenacomputer language memiliki kosa kata dan tata bahasa yang harus ditaati oleh pemakainya.
Yang termasuk dalam jenis ini adalah :
a. Low Level Language, merupakan bahasa tingkat rendah karena sulit dipahami dan hanya dapat dimengerti oleh pembuatnya. Yang termasuk program ini adalah bahasa mesin assembly language
b. High Level Language,merupakan bahasa tingkat tinggi karena menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti. Contoh dari program ini adalah BASIC, PASCAL, FORTRAN, dsb.



13
4. Program Aplikasi
Program aplikasi merupakan perangkat lunak siap pakai yang nantinya akan digunakan untuk membantu melaksanakan pekerjaan penggunanya.Aplikasi ini disiapkan sesuai kebutuhan.
Program aplikasi dapat dibedakan lagi menjadi :
a. Word Processing
Word Processing adalah program yang dapat dipakai untuk menyunting naskah. Contoh : Microsoft Word, Lotus Ami Pro dan WordPerfect.
1. Desktop Publishing
Merupakan program yang mengatur tata letak cetakan pada suatu naskah sehingga siap untuk dicetak. Contoh : Ventura Publisher, Page Maker.
2. Program Speadsheet
Merupakan program yang digunakan untuk mengolah data secara berkolom. Contoh : Microsoft Excell, Lotus Improv.
3. Database Management System
Salah satu kegunaan komputer didalam organisasi adalah untuk menyimpan data dalam jumlah besar. Dari data ini dapat dihasilkan berbagai informasi.
Untuk menyimpan, mengolah data, dan kemudian menghasilkan informasi, diperlukan program yang disebut dengan program database management system (disingkat DBMS) dan sering disebut dengan program database saja. Contoh : Paradox, Foxpro, Microsoft Access, Approach.


14
e. Graphics
Salah satu kebutuhan pengguna adalah membuat gambar. Untuk itu ia bisa menggunakan program yang khusus digunakan untuk membuat gambar atau graphics. Seseorang yang tidak pintar menggambar dengan tangan, dapat membuat gambar yang bagus di komputer, karena gambar dikomputer mudah diubah dan diolah. Contoh : Corel Draw, Stanford Graphics, Visio, adobe photoshop.
1. Program Akuntasi
Aplikasi yang juga banyak dipakai dalam dunia bisnis adalah aplikasi yang berhubungan dengan keuangan dan akuntasi. Contoh : DacEasy Accounting, Pacioli 2000, PeachTree Accounting.
2. Program Statistik
Program statistik merupakan program yang digunakan untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan analisis statistik. Contoh : SAS, SPSS, Statisca.
3. Communication
Communication merupakan program yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pemakai komputer lain. Contoh : Carbon Copy, DataFax, Procomm Plus, CrossTalk.
4. Multimedia
Multimedia merupakan software yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan peralatan multimedia seperti kamera video, kamera digital, video player. Contoh : Microsoft Video, nero showtime, winamp.
5. Game
Game merupakan program untuk permainan. Contoh : Flight Simulator, Baseball, Prince of Persia, condition zero.


15
1. Antivirus
Antivirus merupakan program yang digunakan untuk mendetekdi dan menghilangkan virus yang tertular pada komputer yang sedang dipakai. Contoh : McAfee VirusScan, Norton Antivirus, AVG, SMADAV.
5. BAHASA PEMROGRAMAN
Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.InggrisAssembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.


16
1. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.
Software atau perangkat lunak komputer berdasarkan distribusinya dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu software berbayar, software gratis atau free ( Freeware, Free Software).
Software berbayar merupakan perangkat lunak yang didistribusikan untuk tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya. pengguna yang menggunakan software berbayar umumnya tidak diijinkan untuk menyebarluaskan software tersebut secara bebas tanpa ijin ada penerbitnya. contoh software berbayar ini misalnya adalah sistem Microsoft Windows, Microsoft Office, Adobe Photoshop, dan lain-lain.
Freeware atau perangkat lunak gratis adalah perangkat lunak komputer berhak cipta yang gratis digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fungsi tambahan).
Para pengembang perangkat gratis seringkali membuat perangkat gratis freeware “untuk disumbangkan kepada komunitas”,namun juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembangan selanjutnya. Freeware juga didefinisikan sebagai program apapun yang didistribusikan gratis, tanpa biaya tambahan.
Sebuah contoh utama adalah suite browser dan mail client dan Mozilla News, juga didistribusikan di bawah GPL (Free Software).Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak harus gratis.
Pada kenyataannya, namanya adalah karena bebas untuk mencoba perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) dan di sanalah letak inti dari kebebasan: program-program di bawah GPL, sekali diperoleh dapat digunakan, disalin, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas.

17
Jadi free software tidak mengarah kepada gratis pembelian tetapi penggunaan dan distribusi. Begitu keluar dari lisensi kita dapat menemukan berbagai cara untuk mendistribusikan perangkat lunak, termasuk freeware, shareware atau Adware(Adware adalah bentuk lain dari malware dan persis seperti namanya, software dengan tujuan promo atau iklan. Adware biasanya terdapat didalam software freeware yang kita download. Meskipun beberapa program memberikan pilihan untuk menginstall adware ekstra, banyak sekali software gratis menambahkan adware didalamnya tanpa sepengetahuan kita). Klasifikasi ini mempengaruhi cara di mana program dipasarkan, dan independen dari lisensi perangkat lunak mana mereka berasal.
D. Brainware
Brainware adalah setiap orang yang terlibat dalam kegiatan pemanfaatan komputer atau sistem pengolahan data. Brainware juga dapat diartikan sebagai perangkat intelektual yang mengoperasikan dan mengeksplorasi kemampuan dari hardware komputer maupun software komputer. Tanpa adanya brainware ini mustahil hardware dan software yang canggih sekalipun dapat dimanfaatkan secara maksimal.Berdasarkan tingkat pemanfaatannya, brainware komputer dibagi dalam 2 tingkatan :
Pembagian Brainware Komputer
1. System Analyst.
System Analyst adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. System Analyst juga memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem.





18
B. Programmer.
Programmer adalah seseorang yang mempunyai kemampuan menguasai salah satu atau banyak bahasa pemrograman seperti bahasa C, Pascal, Java, dll. Programmer juga bisa dikatakan sebagai pembuat dan petugas yang mempersiapkan program yang dibutuhkan pada sistem komputerisasi yang akan dirancang.
C. Administrator.
Administrator adalah seseorang yang bertugas mengelola suatu sistem operasi dan program-program yang berjalan pada sebuah sistem komputer atau jaringan komputer.
D. Operator.
Operator adalah pengguna biasa yang hanya memanfaatkan sistem komputer yang sudah ada atau istilahnya dia hanya menggunakan apilkasi-aplikasi tertentu.
4 tingkatan di atas merupakan brainware/pengguna umum dari sebuah sistem komputer. Sebenarnya dalam bidang IT masih banyak brainware-brainware komputer lainnya seperti Teknisi, Graphic Designer, Spesialis Jaringan, dll. Namun itu semua tidak wajib harus Anda ketahui, yang wajib Anda ketahui cukup 4 tingkatan ini


19
BAB IV
PENUTUP

1. Kesimpulan
2. Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti.
3. Perangkat Keras adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alatnya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.
4. Perangkat keras komputer dibagi menjadi :
     •Input device (unit masukan)
     •Process device (unit Pemrosesan)
     •Output device (unit keluaran)
4. Software adalah nama lain dari Perangkat Lunak yang artinya sebuah kode program yang disusun sedemikian rupa secara sistematis untuk mencapai suatu tujuan.
5. Software berbayar merupakan perangkat lunak yang didistribusikan untuk tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya.
6. Freeware atau perangkat lunak gratis adalah perangkat lunak komputer berhak cipta yang gratis digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fungsi tambahan).
7. Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak harus gratis.
8. Brainware adalah setiap orang yang terlibat dalam kegiatan pemanfaatan komputer atau sistem pengolahan data.

20
9. Administrator adalah seseorang yang bertugas mengelola suatu sistem operasi dan program-program yang berjalan pada sebuah sistem komputer atau jaringan komputer.
10. Operator adalah pengguna biasa yang hanya memanfaatkan sistem komputer yang sudah ada atau istilahnya dia hanya menggunakan apilkasi-aplikasi tertentu.

1. Saran
Saran saya terhadap makalah ini yaitu hasil pengamatan yang kurang sempurna. Selain itu, istilah-istilah di perangkat komputer yang begitu banyak dan catatan kaki yang belum tahu yang mana mesti perlu dijelaskan mengenai istilah-istilah komputer membuat penjelasan tentang hasil pengamatan serta penjelasan istilah-istilah di makalah ini jauh dari kesempurnaan.


21
DAFTAR PUSTAKA
http://mufazzalit.blogspot.co.id

Diposting oleh fazzal di 03.36 1 komentar

CONTOH STRATEGI PENELUSURAN INFORMASI YANG EFEKTIF FATJAL SETG


CONTOH STRATEGI PENELUSURAN INFORMASI YANG EFEKTIF FATJAL SETG

Pendahuluan

Strategi penelusuran informasi efektif adalah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi pada saat ini membawa dampak bagi pesatnya perkembangan informasi yang beredar di dunia. Hal ini didukung oleh pesatnya perkembangan pemanfaatan internet sebagai media dimana saat ini berbagai informasi dapat ditemukan di internet. Perkembangan pengguna internet sendiri mengalami peningkatan yang sangat signifikan. 

 pada tahun 1995 jumlah pengguna internet ‘hanya’ sebanyak 16 juta orang, namun pada bulan Apr 2013 telah mencapai 2479 juta orang atau (2,5 Milyar lebih). Data ini juga menunjukkan bahwa potensi informasi yang beredar di internet dan diakses oleh pengguna internet juga telah mengalami peningkatan yang sangat tinggi.
Perpustakaan sebagai lembaga yang menjadi pusat informasi mau tidak mau harus dapat menghadapi kenyataan ‘banjir’ informasi di era yang kita kenal sebagai era informasi ini. Jutaan dan bahkan milyaran informasi yang ada harus mampu dikelola dan dimanfaatkan dengan baik.  Namun disisi lain, pengguna juga harus pintar dalam memilah dan menemukan informasi yang berada dalam belantara yang seolah tidak bertepi. Berbagai isu terkait bagaimana menemukan informasi yang tepat menjadi isu penting pada masa sekarang ini. Pengguna harus mempunyai strategi jitu untuk menemukan informasi yang diinginkan dan sesuai dengan kebutuhan serta mampu dipertanggungjawabkan secara kualitas.
 Hal ini disebabkan tidak semua informasi yang ada dapat diambil sebagai informasi yang’berguna’ atau ‘valid’.


Pengertian Informasi dan Penelusuran Informasi

            Secara sederhana informasi dapat dipahami sebagai data yang diberi makna. Artinya informasi merupakan bentuk ‘olahan’ dari data yang diperuntukan untuk tujuan tertentu agar penerima dapat mengerti arti dan makna dari data yang ada. 
Definisi di atas jelas memperlihatkan bahwa informasi merupakan bentuk pemaknaan dari data dalam konteks tertentu yang ditujukan agar dapat meningkatkan pemahaman dan mengurangi ketidakpastian atau ketidakjelasan.
Informasi secara prinsip sebetulnya ‘hanya’ terdiri dari dua jenis yakni informasi lisan dan informasi terekam. Informasi lisan merujuk pada informasi yang disampaikan secara lisan dan merupakan bentuk komunikasi di dalam masyarakat. Sedangkan informasi terekam merujuk kepada informasi yang terekam dalam berbagai media seperti buku, majalah, jurnal, compact disc, ataupun bentuk lainnya. Perpustakaan sebagai lembaga pusat sumber informasi biasanya lebih banyak mengelola informasi terekam bukan informasi lisan.

Contoh gambar 01 : media seperti buku



Informasi yang terekam dalam perpustakaan dapat dilihat dalam berbagai bentuk koleksi ataupun media seperti koleksi buku fiksi, koleksi buku non fiksi, koleksi media cetak non buku, koleksi multimedia, dan koleksi digital/online. Koleksi buku non fiksi biasanya menyimpan informasi fiktif, inspiratif, dan rekreatif yang berupa buku cerita, novel, dan lain-lain. Sedangkan koleksi buku non fiksi biasanya menyimpan informasi yang lebih bersifat informatif,  edukatif, dan  ilmiah yang berupa buku teks, buku referensi, buku pedoman, buku manual, dan lain-lain.

Adapun koleksi media non buku biasanya berupa terbitan berkala, leaflet, pamlet, brosur, poster, kliping, lukisan atau gambar, peta, globe bahkan alat peraga. Koleksi multimedia merupakan satu bentuk informasi terekam dalam berbagai media yang mengandalkan teknologi elektronik seperti video cassette, audio cassette, CD, DVD, media mikro, audio reader, slide suara, audio book, dan lain-lain. Bahkan kemajuan internet telah membuat informasi dapat diakses secara online melalui situs web, video onine, audio online, journal online, database online, majalah online, koran online dan media online lainnya.

 Keberadaan informasi dalam keanekaragaman bentuk media atau sumber tentu menjadikan masalah tersendiri dalam bagaimana menemukan kembali informasi yang ada. Apalagi apabila jumlah informasi yang beredar sudah mencapai ribuan, jutaan bahkan milyaran. Hal inilah yang kemudian mengapa diperlukan adanya media atau strategi untuk mendapatkan informasi secara cepat, tepat dan akurat. Proses dalam menemukan informasi inilah yang sering disebut sebagai temu kembali informasi, dimana secara spesifik juga akan menyangkut penelusuran informasi.

Temu kembali informasi sendiri merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menyediakan dan memasok informasi bagi pemakai sebagai jawaban atas permintaan atau berdasarkan kebutuhan pemakai. “Temu balik informasi” merupakan istilah yang mengacu pada temu balik dokumen atau sumber atau data dari fakta yang dimiliki unit informasi atau perpustakan. Sedangkan penelusuran informasi merupakan bagian dari sebuah proses temu kembali informasi yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pemakai akan informasi yang dibutuhkan, dengan bantuan berbagai alat penelusuran dan temu kembali informasi yang dimiliki perpustakaan / unit informasi.
Penelusuran informasi menjadi penting karena “ruh” atau “nyawa” dari sebuah layanan informasi dalam unit informasi atau perpustakaan adalah bagaimana memenuhi kebutuhan informasi yang diminta pemakai, bagaimana menemukan informasi yang diminta pemakai, dan bagaimana memberikan “jalan” kepada pemakai untuk menemukan informasi yang dikehendaki. Proses penelusuran informasi menjadi penting untuk menghasilkan sebuah temuan atau informasi yang relevan, akurat dan tepat. Proses dan penggunaan alat yang tepat akan menghasilkan informasi yang tepat pula.

Tipe Penelusuran Informasi
Dari pola telusurnya, penelusuran dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu:
1.      Telusur dokumen: dimulai dgn identifikasi dkmen dan / atau sumber, baru dari sini dihasilkan informasi aktual.
2.      Telusur informasi:  dimulai dengan informasi yg diperoleh dari bank data, kumpulan data, atau perorangan.
Selain itu sebetulnya dilihat dari cara dan juga alat yang digunakan, maka penelusuran dapat pula dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu:

1.      Penelusuran Informasi Konvensional: dilakukan dgn dan melalui cara-cara konvensional/manual seperti menggunakan kartu katalog, kamus, ensiklopedi, bibliografi, indeks, dan sebagainya.
2.      Penelusuran Informasi Digital: dilakukan dengan dan melalui media digital atau elektronik seperti melalui OPAC (Online Public Access Catalog), Search Engine (di Internet),  Database Online, Jurnal Elektronik, Reference Online, dan informasi lain yang tersedia secara elektronik/digital.
Namun pada lynan penelusuran inf, pembedaan tersebut seringkali diabaikan dikarenakan banyak pemakai yang memilih menggunakan berbagai cara untuk memperoleh apa yang dikehendaki. Bahkan seringkali terjadi penelusuran informasi menggunakan kombinasi dari perangkat penelusuran konvensional dan digital untuk mendapatkan data atau informasi setepa mungkin.


Penelusuran Informasi Konvensional
Seperti disebutkan sebelumnya bahwa penelusuran informasi konvensional merupakan satu jenis penelusuran yang memanfaatkan sumber-sumber informasi dan atau sumber-sumber penelusuran yang sifatnya konvensional atau offline atau ‘tercetak’. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan berbagai media penelusuran seperti katalog tercetak, bibliografi, indeks atau kumpulan indeks, kumpulan abstrak, ensiklopedia atau kamus, dan media lain yang sifatnya ‘manual’ atau dengan teknik-teknik klasik tanpa bantuan teknologi informasi/computer.

Pada penelusuran konvensional pengguna dan juga pustakawan atau petugas perpustakaan dituntut mampu memahami masing-masing fungsi sumber informasi atau sumber penelusuran serta karakteristiknya sehingga mampu menemukan informasi dengan benar, tepat dan akurat. Sebagai 

Contoh:
“Pengguna harus tahu bahwa untuk mencari koleksi buku/pustaka di sebuah perpustakaan maka yang perlu dilakukan pertama adalah menentukan apa (judul, subyek, penulis) yang akan dicari, kemudian alat apa yang dapat membantu dalam melakukan pencarian. Dalam hal ini biasanya pengguna/petugas paling tidak sudah mempunyai sebuah catatan tentang subyek, judul, penulis atau kata kunci yang akan digunakan untuk menelusur. Sedangkan alat yang digunakan cukup sebuah katalog tercetak (katalog subyek, katalog judul, kataloh pengarang), karena memang yang diperlukan hanya itu. Nah setelah ditemukan, pengguna/petugas juga perlu tahu bagian informasi mana yang perlu ‘diambil’ dan ‘dicatat’ untuk menemukan buku/pustaka yang dimaksud dalam katalog. Biasanya call number atau nomer panggil-lah yang menjadi ‘alat’ terakhir bagi pengguna/petugas untuk menemukan koleksi buku/pustaka yang dimaksud, untuk itu nomer panggil inilah yang perlu diperhatikan selanjutnya oleh pengguna.  Sehingga pada kasus ini maka pengguna atau petugas mempunyai dan atau mendapatkan informasi berupa judul/ subyek/pengarang, katalog tercetak, nomer panggil, dan tanda penomoran rak yang akan mengantarkannya kepada koleksi buku/pustaka yang diinginkan.”
Teknik melakukan penelusuran informasi konvensional akan dibahas dalam bagian tersendiri dalam tulisan ini.
Penelusuran Informasi Digital/Online
Adapun penelusuran informasi digital atau elektronik, seperti disebutkan di atas merupakan satu metode penelusuran informasi yang menggunakan teknologi informasi dan computer terutama untuk keperluan penelusuran koleksi atau sumber-sumber informasi yang berupa file elektronik atau digital. Sehingga pada penelusuran informasi digital atau elektronik ini, apa yang dicari dan alat yang digunakan untuk dicaripun sama-sama merupakan hasil dari sebuah pengembangan teknologi informasi dan komputer yang berupa digital atau elektronik.
Sumber-sumber digital sendiri sebetulnya sangat beragam, akan tetapi setidaknya ada beberapa yang mungkin sering digunakan oleh para praktisi dan akademisi yakni:

a)      OPAC (Online Public Access Catalog)
OPAC merupakan alat penelusuran informasi yang bersifat elektronik dan digital yang dapat digunakan untuk menemukan informasi pustaka/koleksi baik dalam bentuk tercetak maupun elektronik/digital. Namun memang pada kenyataannya untuk saat ini OPAC ini masih banyak digunakan ‘hanya’ untuk keperluan temu kembali informasi pustaka terutama yang tercetak atau dengan kata lain fungsinya tak lain hanya sebagai pengganti katalog tercetak.

b)      E-Journal (Electronic Journal)
Journal elektronik atau orang sering menyebut sebagai e-journal merupakan satu bentuk sumber digital yang dapat digunakan dalam penelusuran informasi yang berasal dari jurnal ilmiah atau popular, baik jurnal tercetak yang dielektronikan maupun jurnal yang memang ‘hanya’ terbit secara elektronik. 

c)      E-Book
E-book atau buku elektronik merupakan satu sumber digital atau elektronik yang dapat digunakan oleh pengguna yang ingin mendapatkan informasi dari sebuah buku yang dikemas dalam format elektronik atau digital. Pengguna dapat melakukan penelusuran sekaligus membaca bahkan mendownload file buku elektronik yang tersedia di banyak situs di internet.  Buku elektronik ini bisa berasal dari buku tercetak yang dielektronikan atau didigitalkan, atau bisa juga hanya terbit dalam versi digital/elektronik.

d)      E-Publications
E-Publications atau publikasi elektronik merupakan sumber informasi digital yang diterbitkan oleh berbagai institusi atau penerbit atau organisasi atau bahkan perorangan baik yang bersifat ilmiah atau tidak. Bentuknya dapat apapun sepertie-news, e-newspaper, e-bulletine, e-gallery dan sebagainya.

e)       Online Database
Online Database atau Basis Data Online merupakan sumber informasi digital/elektronik yang berisi berbagai macam jenis informasi digital seperti e-journal, e-book, e-proceeding, e-articles, abstracts, images, dan publikasi lainnya yang dapat diakses dari satu situs web atau pangkalan data elektronik. Basis data ini seringkali mengalami distorsi pengertian dengan e-journal, hal ini dikarenakan memang sebagian besar informasi yang ada di dalamnya berupa jurnal elektronik. Namun perlu ditekankan bahwa basis data online (database online) ‘berbeda’ dengan e-journal.
Database online ini kebanyakan merupakan layanan berbayar atau berlangganan tapi ada pula yang tidak alias gratis.

Secara garis besar tiap-tiap database biasanya mempunyai keunikan dan spesialisasi dalam bidang ilmu tertentu. Akan tetapi kadang beberapa database juga merupakan database yang sifatnya general sehingga kadang akan ditemukan beberapa overleaping antara satu database dengan database lainnya. Atau dengan kata lain, ada beberapa sumber informasi digital yang dapat ditemukan dalam berbagai database online yang tersedia. Untuk itu perlu sebuah kejelian dan evaluasi mendalam ketika akan melanggan database online, terutama untuk menghindari banyaknya sumber digital yang sama dalam database berbeda yang dilanggan.
Sedangkan dalam hal teknik penelusuran, pada prinsipnya antara satu database dengan database yang lain, biasanya mempunyai metode pencarian yang sama. Artinya tidak akan berbeda jauh walaupun mungkin hanya berbeda istilah. Sehingga yang perlu dipelajari dalam sebuah penelusuran melalui media onlineatau elektronik adalah metode yang biasa digunakan dalam penelusuran online,seperti penggunaan tanda wildcard, penggunaan truncation, penggunaan Boolean, dan sebagainya. Jadi mau anda akan menggunakan akses melalui Database Ebsco, Proquest, Jstor, ScienceDirect, IEEE, Westlaw, Scopus maupun jenis database lainnya, maka anda hanya perlu memahami satu metode penelusuran saja, yang lainnya anda tinggal menyesuaikan.

)        Other Resources & Searches Tools
Internet telah memberikan kita kesempatan untuk menikmati berbagai sumber informasi digital dan juga alat untuk menemukan sumber informasi digital/elektronik yang berjumlah jutaan bahkan miliaran itu. Nah, ada beberapa sumber informasi digital dan juga alat penelusuran digital yang dapat dimanfaatkan selain beberapa yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, diantaranya adalah:

a.   Search Engine & Meta-Search Engine
Search Engines atau disebut sebagai piranti pencari, merupakan sebuah alamat web yang mempunyai fungsi pencarian sumber-sumber informasi yang terkandung di dalam jaringan internet. Cara kerjanya menggunakan dan membaca informasi yang ada di dalam tag-tag metadata yang tersedia dalam sebuah alamat situs atau web. Selain itu ada satu buah piranti yang bekerja dengan memanfaatkan banyak search engines, yakni apa yang disebut denganmeta-search engines. Meta Search Engines merupakan piranti pencarian yang menggunakan banyak search engines sebagai sumber data untuk pencarian oleh penggunanya. Jadi, ketika kita mencari sebuah topic tertentu menggunakanmeta search engines, maka dia akan mencari ke seluruh search engines yangberada dalam jangkauannya.

b.   Subject Directories
Subject Directories merupakan sumber informasi digital yang menyediakan informasi dengan metode penyajian menggunakan direktori atau folder dengan topic-topik tertentu yang telah ditetapkan. Dibuat dan dikelola oleh manusia bukan mesin atau program (berbeda dengan search engine yang dikelola oleh program/mesin) dengan mengklasifikasikan subyek ke dalam kategori subyek. Cakupannya tentu lebih sempit dari search engines, akan tetapi secara kualitas isi dan sumber informasi yang ada di dalamnya lebih dapat dipertanggungjawabkan. Hanya sayang dalam direktori subyek ini, dokumen atau informasi yang ditampilkan jarang sekali dalam bentuk fulltext. 

c.   Newsgroups dan Mailing-List
Newsgroups atau Mailing-List merupakan komunitas atau kelompok diskusi dalam bidang dan minat tertentu di internet. Keduanya sangat potensial juga untuk digunakan dalam penelusuran informasi digital atau elektronik. Paling tidak interaksi diskusi yang dilakukan melalui keduanya dapat memberikan keuntungan apabila kita membutuhkan informasi tertentu yang bisa jadi dimiliki oleh anggota lain dalam kelompok diskusi tersebut.
Alat dan Teknik Penelusuran Informasi

Bentuk sumber informasi yang beraneka ragam menuntut adanya alat atau piranti atau media untuk menemukan kembali informasi tersebut secara tepat dan benar. Sehingga, bentuk informasi yang akan dicari juga akan menentukan alat apa yang paling cocok digunakan sebagai alat penelusuran dan atau temu kembali informasi.

Berdasarkan sifat informasi atau dokumen yang akan diketemukan, maka setidaknya ada beberapa alat telusur atau pencarian sumber informasi seperti yang terlihat pada tabel 1 di bawah ini.
Tabel 1. Alat Pencarian & Jenis Dokumen/Informasi yang diperoleh (Gash, 2000)
No Sumber/Alat Pencarian Dokumen/Informasi yang diperoleh
1 Katalog Perpustakaan Kebanyakan berupa Buku, tapi terkadang juga  laporan, prosiding, koleksi multimedia atau audio visual, terbitan berkala, tabloid, dll
2 Buku Bibliografi Buku, seringkali berupa laporan, prosiding konferensi, dan publikasi monografi lainnya.
3 Abstrak dan Indeks Jurnal Artikel jurnal, tapi juga laporan, makalah konferensi, terkadang buku, paten, dan juga standar.
4 Current Awareness Services Biasanya berupa Artikel Jurnal, Majalah atau Terbitan Berkala
5 Indeks Khusus Laporan, prosiding konferensi, tesis, disertasi, paten, standar, dan publikasi resmi dari institusi
6 Lembaga dan Orang Apapun
7 Database Elektronik Sumber-sumber elektronik yang berupa data, artikel, makalah, audio-visual, dll
8 Sumber-sumber Online Apapun khususnya sumber-sumber digital seperti artikel, buku, gambar, video, dll.

Keberadaan alat-alat yang digunakan untuk melakukan penelusuran informasi membawa dampak pada bagaimana teknik dalam penelusuran informasi. Alat dan teknik yang digunakan sangat tergantung dari informasi seperti apa yang ingin dihasilkan.
Penelusuran informasi dilakukan dengan memperhatikan beberapa tahapan penelusuran. Gambaran tahapan penelusuran informasi oleh pengguna atau pemustaka terlihat seperti gambar 1 di bawah ini.











Gambar 1. Ilustrasi Tahapan penelusuran Informasi
Teknik penelusuran informasi yang akan ditentukan pada saat analisa dilakukan. Sehingga pada tahap ini merupakan tahap penting bagi pemustaka untuk memahami apa yang dicari dan bagaimana menemukannya. Menurut Yusuf (1988) beberapa teknik penelusuran yang biasanya ada di perpustakaan dengan memanfaatkan berbagai alat/sumber penelusuran dijelaskan dalam pembahasan selanjutnya di bawah ini.
Teknik Penelusuran Informasi melalui Katalog
Teknik penelusuran menggunakan katalog perpustakaan ini biasanya difokuskan untuk menemukan sebuah kode atau angka klasifikasi yang akan menuntun pemakai ke dalam sumber informasi / koleksi perpustakaan yang dibutuhkan. Pemakai akan diarahkan kepada jajaran koleksi perpustakaan. Pemakai atau staf dapat menelusur melalui tiga entri penting yakni berdasarkan judul, pengarang dan / atau subyek. Berikut secara ringkas dapat diberikan ilustrasi diagram alur penelusuran informasi melalui katalog.


Gambar 02 : Diagram Alur Katalog










Gambar 2. Alur Penelusuran melalui Katalog (Yusuf, 1988)
Teknik Penelusuran Informas melalui Bibliografi
Teknik ini mirip dengan katalog, hanya bibliografi cakupannya lebih luas lagi yakni tidak hanya berupa koleksi yang dimiliki perpustakaan akan tetapi juga di luar perpustakaan. Teknik penelusuran ini memanfaatkan daftar bahan pustaka baik yang berupa buku, jurnal maupun sumber lainnya untuk menelusur lebih jauh informasi dan sumber informasi aslinya.
Gambar tiga pada halaman berikut memperlihatkan alur proses penelusuran informasi melalui bibliografi.











Gambar 3. Alur Penelusuran melalui Bibliografi  (Yusuf, 1988)
Secara mudah sebetulnya bibliografi ini akan dapat dilihat dalam sebuah karya tulis atau bahan pustaka, biasanya pada bagian akhir. Namun ada juga yang tercetak dalam sebuah buku bibliografi seperti bibliografi nasional Indonesia.
Teknik Penelusuran Informasi melalui Indeks
Indeks sering diartikan sebagai daftar istilah penting yang terdapat dalam sebuah karya tulis / bahan pustaka yang disusun secara alphabetis. Indeks ini akan memudahkan orang dalam melakukan penelusuran informasi, karena dapat membawa penelusur kepada sumber informasi secara langsung. Indeks ini dapat berupa bagian dari sebuah karya tulis / bahan pustaka dan dapat pula berupa buku yang diterbitkan khusus. Misal, indeks majalah dan atau surat kabar.  Beberapa contoh pemanfaatan indeks: indeks dalam buku-buku ilmiah, buku indeks, indeks (artikel) majalah, Majalah indeks, indeks surat kabar, indeks makalah, dan indeks khusus lainnya.


Teknik Penelusuran Informasi melalui Abstrak

Hal yang membedakan antara indeks dan abstrak adalah indeks hanya sampai pada informasi kepada penunjukkan tempat suatu informasi disimpan, sedangkan abstrak di samping menunjukkan tempat informasi, juga memuat ringkasan informasi dari subyek yang ada. Dan secara definitive, abstrak merupakan pemadatan dari sebuah karya seperti laporan penelitian, artikel majalah/jurnal, prosiding, dan lain-lain. Abstrak yang biasanya dikumpulkan sesuai dengan subyek atau kekhususan informasinya dan disusun secara alphabetis juga.
Teknik Penelusuran Informasi melalui Kamus & Ensiklopedi
Kamus biasanya digunakan untuk mencari informasi singkat tentang ejaan, etimologi, batasan/definisi, pengucapan, padanan kata, pembagian suku kata, dan informasi gramatika. Kamus ini biasanya juga disusun secara alphabetis sehingga memudahkan pemakai dalam menelusuri informasi yang diinginkan.
Ensiklopedi merupakan alat telusur yang sejenis dengan kamus, hanya ensiklopedi biasanya memuat informasi yang lebih lengkap dan biasanya tidak hanya memberikan arti, padanan, maupun ejaan akan tetapi juga dapat membahas lebih dalam lagi seperti sejarah, dan keterangan lainnnya. Biasanya juga ensiklopedi ini disusun secara alphabetis dan berseri / volume.
Teknik Penelusuran Informasi melalui Jaringan Informasi Perpustakaan
Jaringan informasi perpustakaan adalah salah satu alat yang dapat memberikan solusi kepada pemakai untuk mencari informasi secara lebih luas. Jaringan menjadi penting karena akan membentuk sebuah jejaring informasi yang luas, terintegrasi dan lebih lengkap. Sharing informasi menjadi kekuatan dari alat telusur ini, dan saat ini sudah semakin mudah dengan adanya teknologi informasi yang dapat membentuk sebuah jaringan informasi online.
Teknik Penelusuran Informasi melalui Media Elektronik/Online
Beberapa hal terkait dengan penelusuran melalui media elektronik/online ini sudah di bahas pada bagian sebelumnya. Intinya bahwa perkembangan teknologi informasi khususnya komputer telah membawa kemudahan tersendiri dalam proses penelusuran informasi secara elektronik dan atau online. Pemakai / pengguna dan staf perpustakaan mempunyai kesempatan lebih banyak untuk mendapatkan informasi baik berupa informasi tercetak maupun digital dengan cara yang lebih mudah dan cepat. Apalagi dengan adanya internet, pemakai dan staf perpustakaan dimanjakan untuk meraih lebih besar lagi informasi yang dibutuhkan dari berbagai sumber informasi atau lembaga penyedia informasi atau perpustakaan di seluruh dunia.
Teknik Penelusuran informasi melalui media lain
Ada banyak alat bantu penelusuran yang dapat dimanfaatkan oleh pemakai dan staf perpustakaan dalam mendapatkan informasi, meskipun alat-alat bantu tersebut tidak secara spesifik berfungsi sebagai alat penelusuran informasi. Misalnya brosur, pamlet, atlas, globe, peta, direktori, buku pedoman, buku tahunan, dan lain-lain.


Prinsip 6W & 1 H  dalam Strategi Penelusuran Informasi yang Efektif

a. What – Apa
Keberhasilan seseorang dalam menemukan informasi yang akurat sangat ditentukan oleh bagaimana pemahaman pencari atau penelusur terhadap APA sebenarnya yang dicari? Kita harus memahami terlebih dahulu sebenarnya informasi seperti apa yang akan kita cari dan inginkan. Pengetahuan dan pemahaman yang tepat terhadap apa yang akan dicari atau ditelusur akan menentukan alat  atau media apa saja yang dapat digunakan untuk temu kembali informasi atau mendapatkan informasi yang diinginkan. Selain itu, pemahaman dan pengetahuan terhadap apa yang dicari menjadi penting agar penelusur tidak terjebak dalam belantara informasi yang tak berujung. Apa inilah yang akan menjadi titik awal dari sebuah penelusuran. Untuk itulah maka APA harus dapat diterjemahkan secara jelas dan lengkap agar hasil penelusuran akan sesuai dengan tujuan penelusuran informasi.
            Contoh paling mudah adalah ketika kita ingin mencari informasi terkait dengan JAGUAR, maka harus jelas, yang dicari adalah JAGUAR yang merupakan binatang atau yang berarti salah satu jenis atau merek mobil. Apabila yang dimaksudkan adalah JAGUAR yang berarti binatang, sisi apa yang akan dicari, apakah berupa penelitian terkait populasinya, atau nama latinnya, atau siklus hidupnya, habitatnya, atau hanya ingin mencari keterangan atau gambaran mengenai apa itu Jaguar? Kejelasan terkait dengan APA inilah yang akan membawa penelusur atau pencari informasi kepada sumber informasi yang tepat untuk pencarian Jaguar yang dimaksudkan.
            Bagian What atau Apa dari 5W 1H ini merupakan bagian sangat penting bagi sebuah entry point menuju langkah-langkah lain dalam strategi melakukan penelusuran informasi.
b. Where – Dimana
            Bagian penting lain dalam penelusuran adalah terkait dimana kira-kira informasi tersebut dapat diperoleh. Pengetahuan kita terhadap tempat dimana sumber-sumber informasi berada akan sangat menentukan keberhasilan dalam melakukan penelusuran informasi. Selain efektif, pemahaman terhadap tempat atau media dimana sumber informasi berada jelas akan membawa efisiensi dalam penelusuran atau pencarian. Di samping akurat, proses penelusuran yang akan dilakukan juga relatif akan lebih cepat.
            Sebagai contoh, ketika kita mencari dimana akan mendapatkan informasi yang tepat terkait dengan istilah species tertentu dari mahluk hidup di lautan misal ikan, maka bisa jadi akan lebih cepat dan tepat apabila kita mencarinya dalam ensiklopedi yang berhubungan dengan zoologi atau biota laut. daripada misal kita awali dengan mencari di katalog buku atau database jurnal misalnya.
c. Which – Yang Mana
Salah satu hal yang sering ditemui dalam penelusuran informasi adalah terkait dengan pilihan untuk menentukan informasi mana yang sebetulnya tepat, informasi mana yang sebetulnya sesuai dengan yang kita inginkan, dan informasi mana sebetulnya paling relevan dengan topik atau subjek yang sedang dicari. Disinilah pengetahuan seorang penelusur akan diuji, karena ini adalah bagian dari bagaimana kita mengevaluasi informasi yang dihasilkan dari penelusuran.
Di sisi lain, konteks yang mana (Which) dapat juga menjadi entry point untuk menentukan atau mengarahkan kepada informasi yang relevan. Hampir beririsan dengan What atau Apa, maka konsep yang mana juga menuntut kita untuk cermat menentukan kata kunci dalam penelusuran informasi. Misal kita harus menentukan dulu bahwa yang kita cari adalah Hatta yang merupakan proklamator kemerdekaan RI yakni Mohammad Hatta, yang seorang wakil presiden pertama RI, bukan Hatta Rajasa yang menteri di era SBY atau Hatta lain.

Diposting oleh fazzal di 23.14 0 komentar